Minggu, 13 Januari 2013

Kecelakaan yang Terjadi di Laboratorium dan Sumber Kecelakaan di Laboratorium (Human failture and environment failture)


Bab I. Pendahuluan

Seperti yang kita ketahui tujuan utama k3 adalah mencegah, mengurangi bahkan menghilangkan resiko kecelakaan kerja (zero accident). Maksud utama dibutuhkannya k3 adalah untuk mencegah terjadinya cacat/kematian pada tenaga kerja, mencegah kerusakan tempat dan peralatan kerja, mencegah pencemaran lingkungan dan masyarakat disekitar tempat kerja, dan norma kesehatan kerja diharapkan menjadi instrumen yg menciptakam dan memelihara derajat kesehatan kerja
Pelaksanaan K3 adalah salah satu bentuk untuk menciptakan tempat kerja yang aman, sehat, bebas dari pencemaran lingkungan, sehingga dapat mengurangi dan atau bebas dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja yang pada akhirnya dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja. Maka dari itu kita perlu pemahaman mengenai pengertian kecelakaan kerja, jenis-jenis kecelakaan, sumber kecelakaan, dan penanganan kecelakaan kerja di laboratorium, sehingga kita dapat mengaplikasikannya secara nyata saat bekerja di Laboratorium. 


Bab II. Isi


Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) merupakan instrumen yang memproteksi pekerja, perusahaan, lingkungan hidup, dan ma-syarakat sekitar dari bahaya akibat kecelakaan kerja. Perlindungan tersebut merupakan hak asasi yang wajib dipenuhi oleh perusahaan. K3 bertujuan mencegah, mengurangi, bahkan menihilkan risiko kecelakaan kerja (zero accident).
Penerapan konsep ini tidak boleh dianggap sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja yang menghabiskan banyak biaya (cost) perusahaan, melainkan harus dianggap sebagai bentuk investasi jangka panjang yang memberi keuntungan yang berlimpah pada masa yang akan datang.
Menurut Sumakmur (1988) kesehatan kerja adalah spesialisasi dalam ilmu kesehatan/kedokteran beserta prakteknya yang bertujuan, agar pekerja/masyarakat pekerja beserta memperoleh derajat kesehatan yang setinggi-tingginya, baik fisik, atau mental, maupun sosial, dengan usaha-usaha preventif dan kuratif, terhadap penyakit-penyakit/gangguan –gangguan kesehatan yang diakibatkan faktor-faktor pekerjaan dan lingkungan kerja, serta terhadap penyakit-penyakit umum.
Keselamatan kerja sama dengan Hygiene Perusahaan.
Kesehatan kerja memiliki sifat sebagai berikut :
a. Sasarannya adalah manusia
b. Bersifat medis.

Pengertian sehat senantiasa digambarkan sebagai suatu kondisi fisik, mental dan sosial seseorang yang tidak saja bebas dari penyakit atau gangguan kesehatan melainkan juga menunjukan kemampuan untuk berinteraksi dengan lingkungan dan pekerjaannya.
Paradigma baru dalam aspek kesehatan mengupayakan agar yang sehat tetap sehat dan bukan sekedar mengobati, merawat atau menyembuhkan gangguan kesehatan atau penyakit. Oleh karenanya, perhatian utama dibidang kesehatan lebih ditujukan ke arah pencegahan terhadap kemungkinan timbulnya penyakit serta pemeliharaan kesehatan seoptimal mungkin.
Status kesehatan seseorang, menurut blum (1981) ditentukan oleh empat faktor yakni :
1.      Lingkungan, berupa lingkungan fisik (alami, buatan) kimia (organik / anorganik, logam berat, debu), biologik (virus, bakteri, microorganisme) dan sosial budaya (ekonomi, pendidikan, pekerjaan).
2.      Perilaku yang meliputi sikap, kebiasaan, tingkah laku.
3.      Pelayanan kesehatan: promotif, perawatan, pengobatan, pencegahan kecacatan, rehabilitasi, dan
4.      Genetik, yang merupakan faktor bawaan setiap manusia.
Demikian pula status kesehatan pekerja sangat mempengaruhi produktivitas kerjanya. Pekerja yang sehat memungkinkan tercapainya hasil kerja yang lebih baik bila dibandingkan dengan pekerja yang terganggu kesehatannya”.
Menurut Suma’mur (1976) Kesehatan kerja merupakan spesialisasi ilmu kesehatan/kedokteran beserta prakteknya yang bertujuan agar pekerja/ masyarakat pekerja memperoleh derajat kesehatan setinggi-tingginya baik fisik, mental maupun sosial dengan usaha preventif atau kuratif terhadap penyakit/ gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh faktor pekerjaan dan lingkungan kerja serta terhadap penyakit umum. Konsep kesehatan kerja dewasa ini semakin banyak berubah, bukan sekedar “kesehatan pada sektor industri” saja melainkan juga mengarah kepada upaya kesehatan untuk semua orang dalam melakukan pekerjaannya.
Keselamatan kerja adalah keselamatan yang bertalian dengan mesin, pesawat, alat kerja, bahan, danproses pengolahannya, landasan tempat kerja dan lingkungannya serta cara-cara melakukan pekerjaan(Sumakmur, 1993).
Keselamatan kerja memiliki sifat sebagai berikut :
a. Sasarannya adalah lingkungan kerja
b. Bersifat teknik.
Pengistilahan Keselamatan dan Kesehatan kerja (atau sebaliknya) bermacam macam ; ada yang menyebutnya Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hyperkes) dan ada yang hanya disingkat K3, dan dalam istilah asing dikenal Occupational Safety and Health.
Keselamatan kerja atau Occupational Safety, dalam istilah sehari hari sering disebut dengan safety saja, secara filosofi diartikan sebagai suatu pemikiran dan upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan baik jasmaniah maupun rohaniah tenaga kerja pada khususnya dan manusia pada umumnya serta hasil budaya dan karyanya.
Dari segi keilmuan diartikan sebagai suatu pengetahuan dan penerapannya dalam usaha mencegah kemungkinan terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja.
Pengertian
 Kecelakaan Kerja (accident) adalah suatu kejadian atau peristiwa yang tidak diinginkan yang merugikan terhadap manusia, merusak harta benda atau kerugian terhadap proses.
Dewasa ini pembangunan nasional tergantung banyak kepada kualitas, kompetensi dan profesionalisme sumber daya manusia termasuk praktisi keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Dari segi dunia usaha diperlukan produktivitas dan daya saing yang baik agar dapat berkiprah dalam bisnisinternasional maupun domestik. Salah satu faktor yang harus dibina sebaik-baiknya adalah implementasi K3 dalam berbagai aktivitas masyarakat khususnya dalam dunia kerja.
Pengertian Hampir Celaka, yang dalam istilah safety disebut dengan insiden (incident), ada juga yang menyebutkan dengan istilah “near-miss” atau “near-accident”, adalah suatu kejadian atau peristiwa yang tidak diinginkan dimana dengan keadaan yang sedikit berbeda akan mengakibatkan bahaya terhadap manusia, merusak harta benda atau kerugian terhadap proses kerja.
Bagaimana K3 dalam perspektif hukum? Ada tiga aspek utama hukum K3 yaitu norma keselamatan, kesehatan kerja, dan kerja nyata. Norma keselamatan kerja merupakan sarana atau alat untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja yang tidak diduga yang disebabkan oleh kelalaian kerja serta lingkungan kerja yang tidak kondusif.
Konsep ini diharapkan mampu menihilkan kecelakaan kerja sehingga mencegah terjadinya cacat atau kematian terhadap pekerja, kemudian mencegah terjadinya kerusakan tempat dan peralatan kerja. Konsep ini juga mencegah pencemaran lingkungan hidup dan masyarakat sekitar tempat kerja.Norma kesehatan kerja diharapkan menjadi instrumen yang mampu menciptakan dan memelihara derajat kesehatan kerja setinggi-tingginya. 

RUANG LINGKUP K3
Ruang lingkup hyperkes dapat dijelaskan sebagai berikut (Rachman, 1990) :
a.       Kesehatan dan keselamatan kerja diterapkan di semua tempat kerja yang di dalamnya melibatkan aspek manusia sebagai tenaga kerja, bahaya akibat kerja dan usaha yang dikerjakan.
b.      Aspek perlindungan dalam hyperkes meliputi :
1) Tenaga kerja dari semua jenis dan jenjang keahlian
2) Peralatan dan bahan yang dipergunakan
3) Faktor-faktor lingkungan fisik, biologi, kimiawi, maupun sosial.
4) Proses produksi
5) Karakteristik dan sifat pekerjaan
6) Teknologi dan metodologi kerja
c.  Penerapan Hyperkes dilaksanakan secara holistik sejak perencanaan hingga  perolehan hasil dari kegiatan industri barang maupun jasa.
d.  Semua pihak yang terlibat dalam proses industri/perusahaan ikut bertanggung jawab atas keberhasilan usaha hyperkes. 

2.             Jenis Bahaya dan Kecelakaan dalam Laboratorium
Jenis-jenis bahaya yang sering menimbulkan kecelakaan dalam laboratorium kimia adalah :
Keracunan
Keracunan sebagai akibat penyerapan bahan-bahan kimia beracun atau toksik, seperti ammonia, karbon monoksida, benzene, kloroform, dan sebagainya. Keracunan dapat berakibat fatal ataupun gangguan kesehatan. Yang terakhir adalah yang lebih seringterjadi baik yang dapat diketahui dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Pengaruh jangka panjang seperti pada penyakit hati, kanker, dan asbestois, adalah akibat akumulasi penyerapan bahan kimia toksik dalam jumlah kecil tetapi terus-menerus.
Iritasi
Iritasi sebagai akibat kontak bahan kimia korosif seperti asam sulfat, asamklorida, natrium hidroksida, gas klor, dan sebagainya. Iritasi dapat berupa luka atau peradangan pada kulit, saluran pernapasan dan mata.
Kebakaran dan Luka Bakar
Kebakaran dan luka baker sebagai akibat kurang hati-hati dalam menangani pelarut-pelarut organik yang mudah terbakar seperti eter, aseton, alcohol, dan sebagainya.Hal yang sama dapat diakibatkan oleh peledakan bahan-bahan reaktif seperti peroksida dan perklorat.
Luka Kulit
Luka kulit sebagai akibat bekerja dengan gelas atau kaca. Luka sering terjadi padatangan atau mata karena pecahan kaca.
Bahaya lainnya
Seperti sengatan listrik, keterpaan pada radiasi sinar tertentu dan pencemaran lingkungan. Jadi jelas bahwa laboratorium kimia mengandung banyak potensi bahaya, tetapi potensi bahaya apapun sebenarnya dapat dikendalikan sehingga tidak menimbulkan kerugian. Suatu contoh, bahan bakar bensin dan gas cair mempunyai potensi bahaya kebakaran yang amat besar. Tetapi dengan penanganan dan pengendalian yang baik,transportasi jutaan ton setiap hari adalah hal biasa. Demikian pula dalam produksi dan penggunaan pestisida yang mempunyai potensi racun, hanya menimbulkan malapetaka apabila salah penanganan atau karena kecerobohan.

3.             Sumber – sumber Bahaya dalam Laboratorium
Secara garis besar, sumber-sumber bahaya dalam laboratorium dapat dikelompokkan menjadi tiga, yakni :
1.      Bahan-bahan kimia yang berbahaya yang perlu kita kenal jenis, sifat, cara penanganan, dan cara penyimpanannya.Contohnya: bahan kimia beracun, mudah terbakar, eksplosif, dan sebagainya.
2.      Teknik percobaan yang meliputi pencampuran bahan distilasi, ekstraksi, reaksi kimia, dansebagainya.
3.      Sarana laboratorium yakni gas, listrik, air, dan sebagainya.

Ketiga sumber tersebut diatas saling berkaitan, tetapi praktis potensi bahaya terletak pada keunikan sifat bahan kimia yang digunakan. Masing-masing sumber beserta keterkaitannya perlu dipahami lebih detail agar dapat memperkirakan setiap kemungkinan bahaya yang mungkin terjadi sehingga mampu mencegah atau menghindarinya.Selain itu, perlu pula dipahami tentang alat pelindung diri serta cara penanggulangannya bila terjadi kecelakaan.
  
4.             Penanganan Kecelakaan Kerja di Laboratorium

Laboratorium merupakan tempat kerja yang berpotensi timbul kecelakaan. Meski kecelakaan kecil dan ringan, tetaplah merupakan kecelakaan yang bisa jadi menimbulkan efek yang lebih besar.
Sumber bahaya yang berpotensi menimbulkan kecelakaan bisa dari bahan kimia, bahan biologis, radiasi, aliran listrik, dan lainnya. Semua itu bisa membuat efek yang tidak diinginkan seperti keracunan, iritasi, ledakan hingga kebakaran.
Berikut ini merupakan tips cara penanganan awal sebagai pertolongan pertama (P3K) pada kecelakaan di Laboratorium kimia :

Luka bakar akibat zat kimia

Terkena larutan asam
  1. kulit segera dihapuskan dengan kapas atau lap halus 
  2. dicuci dengan air mengalir sebanyak-banyaknya 
  3. Selanjutnya cuci dengan 1% Na2CO3
  4. kemudian cuci lagi dengan air 
  5. Keringkan dan olesi dengan salep levertran.
 Terkena logam natrium atau kalium
  1. Logam yang nempel segera diambil 
  2. Kulit dicuci dengan air mengalir kira-kira selama 15-20 menit 
  3. Netralkan dengan larutan 1% asam asetat 
  4. Dikeringkan dan olesi dengan salep levertran atau luka ditutup dengan kapas steril atau kapas yang telah dibasahi asam pikrat.
Terkena bromin
  1. Segera dicuci dengan larutan amonia encer 
  2.  Luka tersebut ditutup dengan pasta Na2CO3.  
 Terkena phospor  
  1. Kulit yang terkena segera dicuci dengan air sebanyak-banyaknya 
  2. Kemudian cuci dengan larutan 3% CuSO4.
Luka bakar akibat benda panas
  1. Diolesi dengan salep minyak ikan atau levertran 
  2. Mencelupkan ke dalam air es secepat mungkin atau dikompres sampai rasa nyeri agak berkurang.
Luka pada mata

Terkena percikan larutan asam

•         Jika terkena percikan asam encer,
•         Mata dapat dicuci dengan air bersih kira-kira 15 menit terus-menerus
•         Dicuci dengan larutan 1% Na2C3

Terkena percikan larutan basa
•         Dicuci dengan air bersih kira-kira 15 menit terus-menerus
•         Dicuci dengan larutan 1% asam borat dengan gelas pencuci mata
Keracunan
Keracunan zat melalui pernafasan
Akibat zat kimia karena menghirup Cl2, HCl, SO2, NO2, formaldehid, ammonia.
Ø  Menghindarkan korban dari lingkungan zat tersebut, kemudian pindahkan korban ke tempat  yang berudara segar.
Ø   Jika korban tidak bernafas, segera berikan pernafasan buatan dengan cara menekan bagian dada atau pemberian pernafasan buatan dari mulut ke mulut korban

Jika terjadi kecelakaan laboratorium, sebaiknya segera menghubungi Badan Layanan/personel seperti :
  • Biological Safety Officer
  • Pejabat laboratorium
  • Engineering/Water/Gas/Electrical
  • Satpam
Bab. III Penutup
Kesimpulan
Perlindungan tenaga kerja dari segala aspek yang berpotensi membahayakan dan sumber yang berpotensi menimbulkan penyakit akibat dari jenis pekerjaan tersebut, pencegahan kecelakaan dan penserasian peralatan kerja, dan karakteristik pekerja serta orang yang berada di sekelilingnya. Tujuannya agar tenaga kerja mencapai ketahanan fisik, daya kerja, dan tingkat kesehatan yang tinggi sehingga menciptakan kesenyamanan kerja dan keselamatan kerja yang tinggi. Tidak ada sesuatu di tempat kerja yang terjadi secara kebetulan tetapi karena ada alasan-alasan yang jelas dan dapat diperkirakan sebelumnya. Pengawasan terhadap alat maupun terhadap pekerja harus dilakukan secara teratur dan berkesinambungan.
Fasilitas Perlindungan Pekerja (Praktikan)
1.             Jas Praktikum, merupakan pengaman langsung, terbuat dari bahan yang baik, yaitu tidak mudah terbakar, tidak berupa bahan konduktor listrik maupun panas, tahan bahan kimia.
2.              Ventilasi, desain laboratorium yang baik harus memiliki ventilasi yang cukup dan memadai dengan sirkulasi udara segar yang baik.
3.              Alat Pemadam Kebakaran, mutlak dimiliki setiap laboratorium karena kebanyakan laboratorium telah terhubung dengan arus listrik tegangan tinggi sebagai sumber energinya terhadap alat praktikum yang digunakan didalamnya
Peningkatan Kemampuan Pekerja (Praktikan)
Memberikan pengetahuan praktis kepada pekerja tentang prosedur penggunaan alat serta prosedur melakukan kegiatan laboratorium yang sesuai dengan penerapan keselamatan kerja.
Penanganan Kecelakaan
1.      Penyediaan P3K, meskipun penerapan prosedur keselamatan kerja telah diberlakukan, bukan tidak mungkin terjadi kecelakaan yang tidak diinginkan.
2.       Pengadaan Tanda-tanda Peringatan Bahaya, mengurangi statistik kecelakaan dalam laboratorium dengan alarm, kode tertulis seperti poster dan sebagainya.
Dalam pelaksanaan K3 laboratorium perlu memperhatikan dua hal yakni indoor dan outdoor. Baik perhatian terhadap konstruksi gedung beserta perlengkapannya dan operasionalisasinya terhadap bahaya kebakaran serta kode pelaksanannya maupun terhadap jaringan elektrik dan komunikasi, kualitas udara, kualitas pencahayaan, kebisingan, tata ruang dan alat, sanitasi, psikososial, pemeliharaan maupun aspek lain mengenai penggunaan alat laboratorium.



Selasa, 01 Januari 2013

Rangkaian Kisah Dalam Buku Sampul Ungu


dalam lembaran kertas itu berisi cerita kesenangan dan kesedihan yang menggambarkan perasaan si kuncup bunga yang baru mekar kemudian jatuh cinta, tertawa dan tersenyum karenanya, namun lembaran kertas terakhir hanyalah cerita yang dirundung perasaan sedih 
karena duri ikut menancap di kelopaknya saat akhir kepercayaan itu saat akhir perpisahan itu...
Ini bukanlah kenangan indah, maka dari itu ingin sekali rasanya rangkaian cerita dalam lembaran itu disimpan sebagai pelajaran bukan kenangan...
dia tak pernah menyadarinya!! memang tak ingin menyadarinya karena ia paham betul perasaan yang ada disaat itu...
semoga tidak termakan rayap kisah-kisah itu sebelum ditemukan oleh pemiliknya... doa--- tentu saja dia selalu berdoa agar kisah itu tidak hilang dengan tersimpannya cerita dalam memori otaknya yang cukup kuat mengingat kisah itu meskipun ia tidak berusaha mengingatnya entah mengapa banya sekali cerita yang teruntai dengan sendirinya dalam memorinya... inikah yang dinamakan takdir? inikah rangkaian cerita yang tak terputus? entah apa hikmah dibalik semua ini.. dia yakin inilah salah satu skenario Yang Maha Kuasa tak perlu ada yang disesalkan atau merasa dirugikan.. pasti ada baiknya, dan sekali lagi kelopak bunga itu mencoba mekar kembali melanjutkan kisah dari buku sampul ungu tersebut.

Senin, 10 Desember 2012

SEPUTAR TENTANG GALAU

Heeeeyyy sobaaatt!!!

Pernah ga sich denger kata GALAU??????
well... gue yakin loe semua pasti pernah denger kata itu, apalagi di kalangan anak muda yang hidup di tahun 2012 ini.
HA-HA-HAA kenapa gue tahu?? ya secara gue ngerasa hidup di kalangan anak muda tahun 2012. hehee

sebenernya denger kata galau itu ga penting sih yang penting itu loe..! loe..!! semuanya pasti pernah NGERASAIN yang namanya GALAU yang datang dari berbagai macam penjuru permasalahan!!! kenapa gue bisa tahu??? secara gue udah pengalamanlah.. ngerasain galau dari berbagai macam penjuru permasalahan!!

pengen tau defini GALAU??? pengen tau GALAU tu kayak gimana sih?? dan ada atau ga cara ngatasinnya??? kalo gitu yuuukk kita lanjuutt ke TKP!! (sorry kata 'galau' gue capslock soalnya biar rada gawat gt haha)

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia :

ga·lau a, ber·ga·lau a sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran);
ke·ga·lau·an n sifat (keadaan hal) galau
Galau adalah suasana hati yang dimiliki seseorang karena resah, gelisah, cemas, takut, rindu, penasaran, kasmaran.
Galau itu salah satu gejolak jiwa, yang bilamana berlaku berulang-ulang dapat menyebabkan orang itu tak berdaya membebaskan diri dari semua perasaan itu.

Menurut Psikologi:

Galau : 1. ber·ga·lau a sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran); ke·ga·lau·an n sifat (keadaan hal) galau. sebuah keadaan dimana kejiwaan seseorang yang memiliki rasa kurang percaya pada sahabat-sahabatnya,diamana saat memiliki sebuah masalah yang cenderung pada hal percintaan, orang tersebut tidak mempercayai saran-saran dan keberadaan orang-orang terdekatnya, cenderung lebih mencintai kesendirian, kesakitan dan ketersesatan, merasa tidak (kurang) di perhatikan/dicintai oleh orang-orang di sekitar, mencari perhatian dan merasa patut di kasihani dengan melakukan aktifitas "update status" pada situs jejaring sosial dengan kalimat-kalimat yang bermakna sakit hati dan kekecewaan, tidak percaya sepenuhnya pada rencana TUHAN. ini sih menurut pandangan saya dengan berkaca pada diri sendiri ketika saya tersakiti oleh seseorang, benar atau salah silahkan komentar, rasa kurang percaya tersebut dimana seseorang lebih memilih mencari perhatian dan pembelaan terhadap kesakitan yang dia alami bukan dari orang-orang sekitar, keadaan galau itu di jadikan kosumsi publik agar mendapat perhatian, cape ah...besok aja di sambung lagi. (http://roni-sahala.blogspot.com)


Menurut Kaskus :

GALAU = God Always Listening Always Understanding 
Galau itu ketika kognitif tidak selaras dengan afektif maka terjadilah galau


Menurut Daily Remaja Galau (http://galau.blogdetik.com/galau/) :

Galau adalah Keadaan Dimana seseorang menjadi murung secara mendadak bisa dibilang Manyun Sindrom. Ya , Manyun secara dratis, dimana secara dratis gerak bibir menjadi manyun secara tidak wajar ! waw mengesankan !. Emosional seseorang akan turun dratis menuju titik kesedihan paling dasar.
Penyebab itu semua hanya satu yaitu, ” Banyak pikiran !”. Banyak pikiran yang dimaksud adalah , Bisa jadi karena terlalu banyak memikirkan sesuatu yang nggak jelas. Padahal, sumpah secantik - cantiknya cewek kalau manyun, itu jelek. Hal tersebut berlaku untuk para kaum laki - laki. (aww~aww~aww~ gue ga bakal galau lagi aahh... palge manyun" no no noo!! KALIAN JUGA YA!! hahahaa :D)

Dan menurut gue sendiri adalah :

Lihat pada anime di bawah ini (si Yuuki= vampire knight)
muka galau kayak gitu dah... untung dia cakep meski galau ga jelek-jelek amatlah tampangnya... hmm... terlihat jelas itu muka antara kesedihan dalam suatu kemurungan dari suatu permasalahan yang dianggap tidak ada jalan keluarnya (ciri-ciri muka GALAU) ahahahaa.  




dilihat dari tu foto! dapat diambil kesimpulan GALAU itu perasaan yang tidak jelas alias resah yang dapat membuat kita itu murung, kok gue bisa tau? ? yaialah secara gue korban virus galau itu! haha
next... terkadang perasaan galau itu terasa sangat amat sesak di hati.. yaps biasanya itu terjadi ketika kita terlalu memikirkan banyak permasalahan yang menurut kita tuh gantung/ ga jelas/ bikin dilema/ ga tau pemecah masalah yang tepat dikarenakan cepatnya perubahan fikiran kita terhadap suatu hal yang benar-benar digalaukan dan biasanya itu karena memikirkan 'seseorang' disaat kita sedang jenuh, bosan, rindu setengah mati, capek, jatuh cinta dan sedang banyak kerjaan.

galau itu ga cuma melanda kaum wanita.. kaum laki-laki juga kok buktinya gue pernah punya temen yang galaunya minta ampun saat jatuh cinta ataupun memikirkan permasalahan sekolah atau keluarga.. dan itu semua juga gue akui kalau gue juga pernah dan sangat amat berpengalaman merasakan itu semua. 

galau itu datang tiba-tida disaat kita sadar akan suatu hal yang memang menjadi pokok permasalahan/ sesuatu yang diutamakan oleh kita. 

Contoh GALAU :

1. well contoh pertama yang bakal gue kasi adalah contoh yang paling sering    dirasakan!! kok gue tau? ya secara gue sering banget galau gara-gara 'itu'


dilihat dari wajahnya yang merona tapi terlihat lesu dan murung.. hmm yaps dia itu GALAU, galau gara-gara cinta!!
fiiiuuhh pernah kan ngerasain jatuh cinta?? terus kita tu ga berani ngungkapin apa yang kita rasa saat rindu ga berani bilang rindu, saat cemburu juga ga berani bilang cemburu, terus penasaran dengan perasaan si 'dia' (dia itu suka juga ga sih sama kita?? sayang ga sih? kenapa sikapnya terkadang lembut dan baik ke kita?) yaah itu pertanyaan yang sering muter-muter di kepala nona yang sedang jatuh cinta dan ga nemu jawaban atas pertanyaannya dan akhirnya jadi GALAU deehh murung, resah, perasaan ga jelas, ga enak, sesak, bingung dll. kok gue tau?? yaa kan udah gue bilang ini juga pengalaman gue.. :D 

2. Sedih karena suatu permasalahan


Perlu kalian tahu permasalahan itu bukan cuma karena dia (CINTA), tapi bisa juga karena permasalahan keluarga, sekolah, antar teman dll. contohnya : 

contoh dikeluarga : seorang ibu pusing dengan uang untuk kebutuhan sehari-hari keluarganya, sementara si anak manja dan suka jalan-jalan, suatu hari ibunya ntu marah sama anak ini.. dari sudut pandang ibu si ibu galau mikirin uang dan tingkah anaknya yang sudah dmarahi dan dinasehati berkali-kali, sementara kegalauan si anak bisa jadi dikarenakan kebingungan atas sikap atau perlakuan ibunya yang melarang ia suka jalan-jalan padahal ia memiliki teman yang selalu diijinkan ibunya untuk pergi main.. nah perasaan sedih, bingung ga tau jawabannya itulah yang dinamakan GALAU.

contoh disekolah : misalnya nih ada anak yang suka mencontek dan akhirnya ketahuan gurunya .. nah dia akan merasakan detik-detik kegalauannya sebelum diberi hukuman atau apalah..
pasti ia akan menjadi bingung apa yang harus dilakukan, takut akan diberi hukuman apa, apakah ortunya kan diberitahu juga ya gitu dah kegalauan untuk porsi anak yang suka nyontek tapi berhati polos dan baik wkwk kan ada tuh anak yang suka nyontek biar ketahuan EGP bangeett 

contoh antar teman : misalnya hemm.. beberapa teman kita tuh suka ngumpul secara berkelpompok dan kadang menghindari kita waahh bisa muncul tuh pikiran dan perasaan yang ga jelas mengenai apa yang sedang terjadi ketika kita merasa tidak melakukan kesalahan apapun maka kita sering ikut diam saja tidak mempeduliakn mereka tetapi kita jadi sering bengong dan saat sadar dengan keadaan itu kita jadi bingun yah itu dah GALAU.

Yaa itu aja deh beberapa contoh kegalauan..

oh ya ini ada sedikit tips mengatasi GALAU

1. Positif thinking pada someone atau permasalan yang ada
2. Berdoa pada Tuhan Yang Maha Penyayang
3. lakukan hal-hal yang berguna dengan memakai otak maupun tenaga kita
4. Coba utarakan isi hati yang kita pendam yang menjadi akar kegalauan tersebut sedikit demi sedikit
5. Yakinlah suatu permasalahan itu pasti ada hikmahnya
6. berusaha ikhlas dengan apa yang terjadi
7. berusaha untuk mendapatkan apa yang kita inginkan
8. Ingat galau di hari ini ga bakal buat kita merana seumur hidup
9. Jangan mendengarkan lagu-lagu mellow yang bisa buat kita ikutan sedih, murung, resah, ga jelas jadi GALAU deehh (gue sering nih lupa sama poin 9 ni HAHA)
10. Habiskan waktu bersama TUGAS, BELAJAR, HOBI, KELUARGA, dan TEMAN.


cukup 10 tips yaa.. ^^ moga sobat bisa terhindar dari virus kegalauan walaupun hanya 40-50% HAHAHAAA berhubung setiap manusia (termasuk gue) punya HAK untuk merasakan GALAU jadi boleh-boleh sajalah kita galau tapi ingat jangan sampai terlalu alay apalgi jadi kaum ababil.. heheee tetap tersenyum dan semangat yaa!!! (hmm moga gue juga bisa kayak gini hehe)

semoga artikel ini bermanfaat, Terima kasih ^^

Ciri Ciri Orang Kangen

Ciri Ciri Orang Kangen


cukup diklik baca deh artikelnya.. buat yang ngerasa kangen seseorang have fun yaahh :D

Sabtu, 08 Desember 2012

Lirik Lagu Nirina Zubir - Hari Ini Esok Dan Seterusnya OST. My Heart


hari ini dadaku bergetar
terguncang memilu dan mengerang
ku yakin ku tak salah
karna hatiku tak pernah dan takkan berdusta


cinta cinta cinta
aku jatuh cinta


esoknya ku pikir rasa itu
akan menghilang dengan seiring waktu
namun ternyata tak berubah
aku makin tergiur pada dirimu


cinta cinta cinta
aku jatuh cinta


dan seterusnya rasa ini selalu terjadi
dan tak pernah berkurang
hatiku hanya untuk dirimu
aku bahagia hanya bila kamu bahagia


esoknya ku pikir rasa itu
akan menghilang dengan seiring waktu
namun ternyata tak berubah
aku makin tergiur pada dirimu


cinta cinta cinta
aku jatuh cinta


dan seterusnya rasa ini selalu terjadi
dan tak pernah berkurang
hatiku hanya untuk dirimu
aku bahagia hanya bila kamu bahagia


dan seterusnya rasa ini selalu terjadi
dan tak pernah berkurang
hatiku hanya untuk dirimu
aku bahagia hanya bila kamu bahagia


bahagia

Seperti Coelenterata

Hangat... Panas...
Sejuk... Dingin...
Di hati maupun pikiran
Aku pernah merasakannya!
Seperti Coelenterata
Dengan nematokis kau dapat menyengat
dan melumpuhkan diriku dalam waktu sekejap
Terbawa pada dekapmu
Kau polip yang memiliki tentakel
Aku terjerat oleh mu...
Meski telah terjerat
Aku tak ingin dilepaskan
Dan jangan pernah kau lepaskan
Meski terkadang sakit yang ku rasa.

Ku Pikir

Tahukan kamu???
Balon yang terlepas dari genggaman
Kemudian terbang dan makin lama...
Makin tinggi berputar-putar lalu
Jatuh juga entah kemana...
Itulah perasaanku!!

Tahukah kamu???
Suntikan dokter menyakitkan
Namun menyembuhkan
Seperti itulah dirimu...

Tahukah kamu???
Kayu bakar yang dipakai pada api unggun?
Seperti itulah perkataanmu membuat hatiku panas menggelora
Namun terkadang hangat juga

Ku tulis bait demi bait rangkain kata ini
Dengan pena sambil berpikir
Kata apa yang tepat
Untuk menggambarkan rangkain puisi ini??

Ya... aku tahu
Saat mendengar lagu 'I think I Love You'
Ya aku sadar kata yang tepat
adalah "Ku Pikir Aku Mencintaimu"


note : jangan asal copas ya, kalo mau copas isiin nama pengarangnya yaitu SAYA. hehe makasih ^^