(Metanol pro HPLC) = 90 10; kemudian program gradien linear selamn 35 menit menuju 100% Metanol, dilanjutkan 15 menit Metanol 100%, dilanjutkan program pencucian kolom dengan 40% MetOH selama 10menit, dan diakhiri kembali kekondisi awal (10% MetOH) dalam waktu 5 menit. Kromatogram direkam selama total waktu 60 menit. Setiap kali injeksi bahan uji (ekstrak) memerlukan waktu 75 menit, kemudian dapat langsung diinjeksikan bahan uji berikutnya. Analisis HPLC dilakukan pada setiap sampel ekstrak dengan kondisi eluasi dan deteksi pada panjang gelombang 254 nm 365 nm. Analisis data : Sidik jari HPLC masing-masing ekstrak dianalisis dan dibedakan berdasarkan jumlah puncak komponen dan waktu retensinya untuk dicari karakterisasinya jika ada dalam campuran atau dalam produk.
Berbagi Cerita, Pengetahuan, dan Pengalaman. Just for have fun :)
Senin, 06 Januari 2014
APLIKASI KROMATOGRAFI HPLC
(Metanol pro HPLC) = 90 10; kemudian program gradien linear selamn 35 menit menuju 100% Metanol, dilanjutkan 15 menit Metanol 100%, dilanjutkan program pencucian kolom dengan 40% MetOH selama 10menit, dan diakhiri kembali kekondisi awal (10% MetOH) dalam waktu 5 menit. Kromatogram direkam selama total waktu 60 menit. Setiap kali injeksi bahan uji (ekstrak) memerlukan waktu 75 menit, kemudian dapat langsung diinjeksikan bahan uji berikutnya. Analisis HPLC dilakukan pada setiap sampel ekstrak dengan kondisi eluasi dan deteksi pada panjang gelombang 254 nm 365 nm. Analisis data : Sidik jari HPLC masing-masing ekstrak dianalisis dan dibedakan berdasarkan jumlah puncak komponen dan waktu retensinya untuk dicari karakterisasinya jika ada dalam campuran atau dalam produk.
ANATOMI FISIOLOGI : GOT, GPT, dan Gamma GT
Hadirnya Sejuta Rasa
Entah sudah berapa kali ku katakan pada diriku sendiri :
"Hei kamu!! jangan memikirkan rasa itu, karena semakin dipikirkan maka akan semakin dirasa, semakin dirasa maka akan semakin mencurah, semakin tercurah maka akan semakin berontak, semakin berontak maka akan semakin menjadi gundah dan dilema"
Memang awalnya aku biasa-biasa saja, entah sejak kapan perhatian ini tertuju padanya, saat-saat ku merasa bosan dengan perkuliahan dan memainkan HP sebentar ku lihat banyak tingkahnya yang dapat menghibur diri ini.
Aku juga masih bingung rasa apa ini? tapi yang jelas ku selalu tepuk pipiku meyakinkanku bahwa yang ku rasa bukanlah rasa itu...
Hingga akhirnya aku bermimpi,
mimpi yang sangat sulit untuk ku percayai, mengapa bisa bermimpi seperti itu? mengapa ada dia? sejak saat itu aku merasa ada yang berubah dari diriku... sebisa mungkin ku tolak tetapi tetap saja ada sesak.
Sejak saat itu sebisa mungkin sebenarnya aku ingin menjauh dengan perlahan-lahan..
tetapi sulit untuk ku lakukan...
malah ada beberapa tindakanku yang membuat diriku terkejut sendiri..
Berkali-kali ku rasa pedih, berkali- kali ku coba untuk acuh, berkali-kali ku rasa senang, berkali-kali ku coba lupakan, berkali-kali ku tertegun berkali-kali ku katakan "tidak"
Aku masih takut untuk merasakan sakit, aku masih takut untuk memulai lagi, aku masih takut untuk kecewa pada diri sendiri lagi, dan aku masih takut bersedih lagi. Ya Rabb ku jika tidak baik hilangkanlah rasa ini dalam diamku... tetapi jika baik maka jagalah rasa ini dalam diamku agar terjaga dari rasa yang tak semestinya sampai Engkau meridhoinya. aamiin
Sabtu, 21 Desember 2013
Ailee-Heaven
Niga ittneun gose nado hamkke
halge...
Niga ganeun gose nado hamkke
galge...
Neol wihaeseo maeil utgo
Neol wihaeseo gidohago
Ni saenggage jamdeulgo
Neol bureumyeo nuneul ddeo
Nae yeopeseo jikyeojugo
Nae yeopeseo gamssajuneun
Neon naui cheongugingeol...
You're my only one way
Ojik neoreul wonhae
Naega ni gyeote isseume gamsahae
You're the only one babe
Himdeun sesang soge sarangeul alge
haejun
Neo hanaro naneun haengbokhae...
Heaven Heaven Heaven Heaven
Heaven
Heaven Heaven Heaven Heaven
Heaven
Uri hamkkeramyeon
We will never cry never never cry
Heaven Heaven Heaven Heaven
Heaven
Heaven Heaven Heaven Heaven
Heaven
Yeongwonhi duriseo never gonna be
alone
[ Lyrics from: http://
www.lyricsty.com/ailee-heaven-
lyrics.html ]
Ni pumeseo sumeul swigo
Ni pumeseo ip matchugo
Ni moksoril deureumyeon
Ggum gguneun geot man gata
Ni nuneseo al su isseo
Ni sarangeul al su isseo
Neon naui cheongugingeol
You're my only one way
Ojik neoreul wonhae
Naega ni gyeote isseume gamsahae
You're the only one babe
Himdeun sesang soge sarangeul alge
haejun
Neo hanaro naneun haengbokhae
Heaven namanui saram
Geurae nareul jikyeojul saram
Eoddeon seulpeumdo eoddeon
apeumdo
Neowa hamkke handamyeon...
Eoneu nugudo nan bureopji anha
Ddeollineun du soneul jabajwo
Naega saneun iyu neonikka
You're my only one way
Ojik neoreul wonhae
Naega ni gyeote isseume gamsahae
You're the only one babe...
Himdeun sesang soge sarangeul alge
haejun
Neo hanaro naneun haengbokhae...
Heaven Heaven Heaven Heaven
Heaven
Heaven Heaven Heaven Heaven
Heaven
Uri hamkkeramyeon
We will never cry never never cry
Heaven Heaven Heaven Heaven
Heaven
Heaven Heaven Heaven Heaven
Heaven
Yeongwonhi duriseo never gonna be
alone
Oh, so alone...
Kamis, 12 Desember 2013
Penemuan Hari Ini
Senin, 09 Desember 2013
Percaya dalam Penantian
Ketika orang tua berharap
Sampai berdecak kagum dengan kata "semoga"
Apakah ada yang ingin mengelaknya?
Tidak! sesungguhnya hati nurani hanya ingin memenuhinya
Pesannya, Jagalah dirimu nak...
Tundukkan pandanganmu...
Jangan sengaja berlemah lembut pada yang bukan mahram mu..
Bersikaplah yang biasa saja...
Lindungi kehormatanmu...
Jangan dekat dengan siapa pun...
Jalani lah ta'aruf, "Mama akan sangat senang sekali, jika kamu bisa begitu nantinya", sembari tersenyum elok dipandang wajahnya...
Dengan tersenyum ku katakan "aamiin"..
Entah sudah keberapa kalinya beliau mengatakan itu...
Dalam hati aku hanya tertegun,
Aku tidaklah secantik mawar di taman
Aku tidaklah seperti melati yang semerbak harumnya
Aku bukanlah anggrek yang menawan dan anggun eloknya
Aku hanya bunga biasa yang mekar di taman itu...
Bunga biasa yang memiliki harapan tinggi
Bunga yang hanya bisa terus menerus berusaha memperbaiki diri
Bunga yang hanya bisa menanti dengan doa dan kesabaran...
Berharap dapat wujudkan harapan sang Bunda yang tercinta
ketika rasa harus disimpan
Sesak terasa mengekang di jiwa
Aku tak tahu apakah ini baik
Tapi ia mengatakan "itu baik, dalam diam bersabarlah."
Sejujurnya masih ada rasa khawatir dalam hati...
Bertanya bagaimana cara mengalihkan rasa itu?
Bilamana ia muncul tiba-tiba..
Bagaimana caraku untuk menunjukkan bahwa aku ingin berkata "iya",
Sementara ada batas yang terus mengingatkan ku untuk menjaga niat dan inginku...
Menanti cinta yang datang tiba-tiba memang sangat mengesankan
Tapi ku rasa hanya sedikit yang ingin begitu...
Dan semakin sedikit pula muncul kemungkinan,
Untuk ada yang menjemputku di taman itu
Entah adakah yang bisa menemukan bunga biasa seperti ku?
Sementara banyak bunga cantik yang berada di taman itu
Namun, dibalik ragu itu ku yakin
Allah Maha Adil lagi Maha Bijaksana
Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Aku yakin Ia takkan membiarkan ku sendiri...
Aku yakin Ia akan memberi jawaban yang terbaik atas semua harapan yang tersemat dalam sanubari para hamba-Nya
Percayalah karena iman itu sederhana, cukup hanya karena Allah semua akan menjadi indah...
Selasa, 19 November 2013
Sendu Di Langit Hitam
Ketika sendiri
bayang sendu menghampiri
Ku tahu kau tak disini
Hanya payung hitam yang menemani
Kau beri ku bahagia
di bawah langit senja
Kau beri ku luka
tak terkira rasanya
Dalam lamunku
Ku peluk erat diriku
Ku keraskan hatiku
Menerima sendu ku
Di bawah langit hitam
Ku payungi diri ku
Dari rintikan hujan yang menyakitiku
Dari halilintar yang merapuhkanku
Bagai sendu dan amarahku yang melekat pada hatiku
Mengapa tak kunjung pergi?
Sendu di bawah langit hitam menjadi memori pahitku...
Sesungguhnya aku hanya dapat berpayung dengan mengingat Pencipta-Ku
Dengan mengingat kasih orang tua ku
Dengan mengingat betapa menyedihkannya diri ini
Jika dikalahkan oleh ego dan dusta mu
Sampai saat ini ku masih sendiri
Menanti sosok yang elegan dan bijaksana
Untuk menarik ku ke dalam payungnya
Payung biru miliknya
Berharap dapat menggantikan
Payung hitamku dengan keceriaannya yang tulus
langit hitamku menjadi langit biru
yang membahagiakanku